Postingan

Mewarisi karakter Narcissus

Dalam salah satu   cerita mitologi Yunani diceritakan, ada seorang pemuda yang mencintai bayangan dirinya sendiri. Dia suka mengagumi gambar pantulan dirinya yang nampak di permukaan air. Sampai akhirnya ia terpeleset dan tenggelam ke   dalam danau. Pemuda tersebut bernama Narcissus. Dari nama tersebut kemudian muncul istilah “narsis” yaitu mencintai diri sendiri secara berlebihan. Tingkat narsis yang paling dasar berupa foto selfi,. Foto yang dibuat oleh diri sendiri   yang secara dominan menampakkan dirinya sendiri. Foto selfi ini kerap kali dibuat tanpa memperhitungkan tempat dan waktu. Narsis ini bermacam-macam bentuknya dan ada dalam berbagai bidang. Narsis di bidang politik misalnya, memasang gambar wajah di baliho dan berbagai macam media lainnya. Dengan percaya diridan bangga merasa dirinya pantas untuk   menjadi pemimpin. Narsis di bidang pendidikan bisa pamer nilai ujian sampai dengan   pamer gelar yang dimiliki. Ada beberapa karakter yang bi...

Kutukan buah khuldi

Ada bermacam-macam buah di surga yang bisa dinikmati oleh Adam dan Hawa, tetapi ada jenis buah yang tidak diperbolehkan. Buah yang dimaksud adalah buah khuldi. Buah khuldi adalah buah khuldi, tidak ada padanan kata dalam bahasa lain. Misal kalau di Jawa kemudian diganti buah ciplukan ataupun buah talok, tidak bisa. Ketika Hawa menginginkan buah khuldi, point utamanya bukan pada rasa buah tersebut tetapi pada sensasinya. Sebenarnya Adam dan Hawa tidak memiliki keinginan untuk memakan buah tersebut, tetapi Iblis menggoda dengan mengatakan itu buah keabadian , siapa yang memakannya maka akan hidup selamanya dan tidak akan menua. Perkara "tidak akan menua", sampai saat ini kaum Hawa masih tergiur, masih menjadi isu yang hot. Iklan anti penuaan atau dalam bahasa lain disebut "anti aging" tetap terus ada, menjadi semacam kutukan buah khuldi. Begitu juga dengan manusia pada umumnya, seperti halnya menikmati buah khuldi itu adalah pada sensasinya.  Misalnya...

Miskin dan merasa miskin itu beda

Gambar
Miskin itu bisa diartikan kurang lebih sebagai kekurangan pendapatan, kebutuhan tidak tercukupi dan sebagainya. Tetapi ada juga jenis miskin yang lain. Sebenarnya tidak miskin tetapi memiskinkan diri, yaitu menganggap dirinya miskin karena sibuk membanding-bandingkan dengan yang lain. Maksudnya membandingkan dengan yang lebih mewah sehingga merasa dirinya selalu kurang. Padahal secara mendasar kebutuhannya tercukupi. Misal membandingkan dengan teman ataupun tetangga dalam hal kendaraan. Teman ataupun tetangga memiliki motor yang lebih muda atau terhitung keluaran terbaru sedangkan dirinya masih menggunakan motor yang lawas. Walaupun motor yang lawas itu masih berfungsi dengan baik. Sebenarnya hal ini terjadi karena kurangnya rasa syukur. Dalam kitab suci dijelaskan bahwa orang yang tidak bisa bersyukur atau kufur nikmat, baginya adalah siksa yang pedih. Siksa di sini bisa diartikan tidak harus di akhirat. Kalau kita ambil contoh di atas misalnya, orang yang punya motor l...

Rasa takut itu abadi

Dalam kisah Adam dan Hawa diceritakan bahwa dahulunya mereka hidup di surga. Surga adalah tempat yang indah yang menyediakan segala macam yang dibutuhkan, semua bisa dengan mudah tercukupi. Karena melakukan pelanggaran, akhirnya mereka dibuang dari surga. Adam dan Hawa harus melanjutkan hidup di dunia. Di dunia, segala yang dibutuhkan harus diusahakan, tidak seperti di surga. Di sini mulai muncul rasa takut, akankah bisa bertahan hidup. Zaman berkembang dengan berbagai produk budayanya. Kemajuan bisa berjalan tetapi ada satuyang tidak berubah yaitu rasa takut. Rasa takut ini dialami manusia pada setiap zamannya.  Sisi baik dari rasa takut adalah adanya produk-produk untuk bertahan hidup dari orang-orang yang kreatif. Rasa takut yang dimilik manusia ini bisa dimanfaatkan oleh pihak lain yang pandai memanfaatkan peluang. Isu yang tertanam di pikiran manusia modern yang paling populer adalah tentang uang dan pendidikan, maksudnya pendidikan formal. Dua hal tersebut dianggap pen...

Tradisi bertanya dalam belajar

Gambar
Malu bertanya sesat di jalan. Itu adalah sebuah ungkapan lama dalam bahasa Indonesia ataupun dahulunya bahasa Melayu. Bahwa jika kita segan atau malu untuk mengajukan pertanyaan, kita bisa tersesat atau susah untuk menemukan jalan. Ini menunjukkan betapa pentingnya bertanya dalam sebuah proses/ perjalanan. Bertanya, ini seolah sederhana tetapi tidak setiap orang bisa untuk bertanya. Misalkan dalam sebuah forum jika ada waktu untuk audien bertanya, maka secara umum tidak selalu secara spontanitas bertanya. Ada rasa malu, canggung, ragu-ragu atau malah bingung. Diberi kesempatan untuk bertanya tetapi malah bingung, yang mau ditanyakan itu apa juga tidak tahu. Bertanya, cara ini juga digunakan oleh filusuf kondang dari Yunani, Socrates. Socrates menggunakan metode bertanya, bukan menjelaskan. Dari bertanya ini kemudian muncul jawaban-jawaban, ide dan gagasan dan pada akhirnya akan ditemukan jawaban yang benar berdasarkan logika dan fakta. Untuk mencari sebuah kebenaran memang...

Anti logika

Gambar
Pertempuran Badar adalah pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya. Perang ini terjadi pada 17 Ramadan 2 H. Pasukan kecil kaum Muslim yang dipimpin oleh Nabi Muhammad berjumlah 300an orang bertempur menghadapi pasukan Quraisy dari Mekkah yang berjumlah 1.000an orang. Setelah bertempur habis-habisan, pasukan Muslim menghancurkan barisan pertahanan pasukan Quraisy, yang kemudian mundur dalam kekacauan. Perang tersebut sekaligus menewaskan beberapa pemimpin penting Quraisy, antara lain ialah Abu Jahal . Secara logika, melihat perbandingan jumlah orang, pasukan Muslim kemungkinan besar akan kalah. Jumlah pasukan Muslim cuma sekitar sepertiga dari musuhnya itu. Tetapi ternyata, hidup ini tak selalu bisa dipahami dengan logika. Ada banyak hal sebenarnya yang secara logika tidak mungkin, tetapi bisa saja terjadi. Peristiwa terbelahnya laut saat Musa beserta rombongan dikejar pasukan Firaun , itu sepertinya juga tidak masuk akal, tidak bisa diterima dengan logika. Dengan mem...

Tarekat tinggal turu

Gambar
Kewajiban petani adalah nandur ataupun menanam, kemudian memupuk, merawat tanaman tersebut, menghilangkan hama-hama yang dapat mematikan atau mengganggu pertumbuhannya. Segala usaha dilakukan secara maksimal, sedangkan tentang hasil, itu diserahkan urusannya kepada Allah. Pasrah itu menerima keadaan setelah melakukan segala macam usaha bukan diam tanpa usaha, kalau yang seperti itu namanya pasrah bongkokan. Terkadang sebagian orang salah kaprah terhadap pengertian ini. Seperti halnya dalam sebuah cerita, seseorang yang membiarkan keledainya tidak diikat ketika akan ditinggal masuk masjid dengan alasan kalau memang takdirnya keledai tidak akan hilang. Seharusnya diusahakan dahulu , keledai itu diikat terlebih dahulu kemudian baru bertawakal atau berserah diri. Para pemuda Ashabul Kahfi itu telah berusaha maksimal menyelamatkan diri dari orang-orang yang mengejar, kemudian mereka masuk gua dan tidur, atau sebenarnya adalah tertidur. Ketika kita menghadapi masalah dan merasa sud...