Anti logika
Pertempuran Badar adalah pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya. Perang ini terjadi pada 17 Ramadan 2 H. Pasukan kecil kaum Muslim yang dipimpin oleh Nabi Muhammad berjumlah 300an orang bertempur menghadapi pasukan Quraisy dari Mekkah yang berjumlah 1.000an orang. Setelah bertempur habis-habisan, pasukan Muslim menghancurkan barisan pertahanan pasukan Quraisy, yang kemudian mundur dalam kekacauan. Perang tersebut sekaligus menewaskan beberapa pemimpin penting Quraisy, antara lain ialah Abu Jahal .
Secara logika, melihat perbandingan jumlah orang, pasukan Muslim kemungkinan besar akan kalah. Jumlah pasukan Muslim cuma sekitar sepertiga dari musuhnya itu. Tetapi ternyata, hidup ini tak selalu bisa dipahami dengan logika. Ada banyak hal sebenarnya yang secara logika tidak mungkin, tetapi bisa saja terjadi.
Peristiwa terbelahnya laut saat Musa beserta rombongan dikejar pasukan Firaun , itu sepertinya juga tidak masuk akal, tidak bisa diterima dengan logika. Dengan memukulkan tongkatnya kemudian Laut Merah tersebut bisa terbelah untuk dijadikan jalan bagi Musa dan rombongannya.
Bahkan yang bisa dijelaskan dengan logika sekalipun, tetap saja ada hal-hal yang belum bisa dideskripsikan. Misalnya tentang bermacam gelombang ataupun sinyal di udara. Secara ilmu fisika atau apapun namanya, bisa dijelaskan gelombang di udara itu berapa jenis, misal untuk radio, tv , telepon seluler, HT dan lain-lain.
Bisa juga dijelaskan tentang cara kerjanya perambatan atau penyebarannya bagaimana. Berapa Hz, KHz tau MHz frekuensinya dan sebagainya.Semua itu bisa dijelaskan dengan logika kelimuan. Tentu masih ada jalur di awang-awang ini yang belum dipakai. Atau gelombang cinta Dolob kepada Mitha itu bagaimana posisi ataupun komposisisnya. Bagaimana logikanya?
Paparan tadi bisa dijadikan bahan sinau , bahwa tidak semua keadaan yang kita terima bisa dihadapi dengan logika. Walaupun kita bisa menghitung secara logika, tetap saja kembali kepada kehendak Tuhan , terserah Tuhan lah. Yang penting tetap setia pada proses.
Salam sinau!

Komentar
Posting Komentar