Tradisi bertanya dalam belajar
Malu bertanya sesat di jalan. Itu adalah sebuah ungkapan lama dalam bahasa Indonesia ataupun dahulunya bahasa Melayu. Bahwa jika kita segan atau malu untuk mengajukan pertanyaan, kita bisa tersesat atau susah untuk menemukan jalan. Ini menunjukkan betapa pentingnya bertanya dalam sebuah proses/ perjalanan. Bertanya, ini seolah sederhana tetapi tidak setiap orang bisa untuk bertanya. Misalkan dalam sebuah forum jika ada waktu untuk audien bertanya, maka secara umum tidak selalu secara spontanitas bertanya. Ada rasa malu, canggung, ragu-ragu atau malah bingung. Diberi kesempatan untuk bertanya tetapi malah bingung, yang mau ditanyakan itu apa juga tidak tahu. Bertanya, cara ini juga digunakan oleh filusuf kondang dari Yunani, Socrates. Socrates menggunakan metode bertanya, bukan menjelaskan. Dari bertanya ini kemudian muncul jawaban-jawaban, ide dan gagasan dan pada akhirnya akan ditemukan jawaban yang benar berdasarkan logika dan fakta. Untuk mencari sebuah kebenaran memang...