Tidak, Tuhan tidak maha kejam

Apakah surga dan neraka itu benar-benar ada? Jangan-jangan itu "trik" Tuhan supaya kita berlaku tertib, melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Bagaimana jika setelah kita meninggal dunia ternyata hari akhir itu tidak ada? Ya nggak papa 'kan kita sudah meninggal, tapi bagaimana jika itu benar-benar ada, mau kembali ke dunia lagi sudah tak bisa.

Kita akan sedikit membahas tentang neraka. Neraka digambarkan sebagai tempat penyiksaan yang sangat menyeramkan. Telah banyak diceritakan kepada kita bagaimana tempat yang dinamakan neraka itu. Api yang ada di neraka, konon panasnya berkali-kali lipat dari api yang ada di dunia. Terkena api dari korek api atau tersundut rokok saja kita sudah panik merasakan kepanasan, apalagi itu yang berkali-kali lipat panasnya, tolong tidak usah dibayangkan. Para penjaga neraka sadis dan keras. Di neraka itu ada makanan dan minuman tetapi tidak mengenyangkan atau melegakan tenggorokan. Makanannya seperti duri, minumannya air yang panas mendidih , ada juga yang seperti nanah ataupun darah. Sungguh mengerikan.



Sejak masa kanak-kanak sebagian dari kita telah diberitahu atau diceritakan tentang neraka. Bahwa orang-orang yang tidak patuh terhadap perintah-Nya akan dihukum ataupun disiksa di neraka. Cerita itu membuat sebagian dari kita menganggap dan bertanya-tanya, kok Tuhan kejam ? Apakah Tuhan benar-benar kejam ataupunmaha kejam?

Penyiksaan-penyiksaan itu adalah proses ataupun tahapan yang harus dilewati untuk kita kembali kepada Allah. Itu bukanlah kekejaman, justru itu adalah bentuk kasih sayang Allah. Kita merasa malu ketika bertemu Allah karena dosa-dosa yang telah kita perbuat sehingga rela disiksa sedemikian rupa untuk dapat diterima kembali. Ini adalah "jalan keluar" untuk mengembalikan kehormatan kita di hadapan Tuhan.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buih itu adalah kita

Miskin dan merasa miskin itu beda

Belajar, bukan sekolah!