Anxiety Market


Keyakinan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir dan merasakan akan menimbulkan berbagai macam hal, diantaranya  adalah rasa cemas. Kecemasan yang timbul akibat  interaksi sosial dalam hidup ini beraneka ragam jenisnya. Jenis kecemasan yang akan kita bahas kali ini adalah kecemasan yang berhubungan dengan gaya hidup. Ada rasa khawatir ataupun cemas yang dirasakan  dalam kehidupan sehari-hari yang disebabkan rasa takut dihakimi oleh orang lain. Takut jika dikatakan dirinya tidak mengikuti tren, tidak up to date ataupun ketinggalan jaman. Hal inilah yang memicu seseorang untuk selalu  tampil sesempurna  ataupun semaksimal mungkin.

Para pelaku bisnis yang jeli membaca situasi  menangkap, ini adalah pasar yang apik dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dalam setiap level ataupu kelas ekonomi, rasa cemas itu ada. Jadi fasilitas ataupun produk yang ditawarkan itu juga menyesuaikan kelas ataupun sesuai porsinya masing-masing. Berkaitan dengan hal ini , nanti kita bisa bertemu dengan istilah “KW”. KW, secara umum menjelaskan bahwa produk tersebut bukan yang asli, melainkan produk tiruan dengan kwalitas nomer sekian.

Salah satu yang berkaitan dengan anxiety market ini adalah tentang fashion. Gaya berpakaian dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan. Selalu ada produk-produk yang menjadi tren pada setiap masanya. Sebagian orang merasa wajib mengikuti apa yang menjadi tren pada waktu itu, cara berpakaian yang bagaimana yang dianggap keren, harus diikuti supaya tidak dianggap ketinggalan jaman. Baik pria maupun wanita bisa masuk dalam pasar kecemasan ini, walaupun fashion pria mungkin lebih sederhana dibanding dengan fashion wanita.Dalam  berpakaian , wanita ini sungguh beraneka ragam macamnya. Dimulai dari atas, yang berjilbab umpamanya, aneka macam bentuk jilbab dan cara  memakainya, banyak macamnya. Belum lagi ditambah warna dan motif favorit. Kemudian baju, yang kemeja ataupun kaos. Sandal ataupun sepatu. Ternyata ada berbagai macam segmen dengan berbagai macam pilihan.



Wanita adalah pasar yang segar untuk para pebisnis  yang bergerak dalam pasar kecemasan. Wanita menjadi pasar terbesar. Tidak hanya dalam fashion, banyak sisi yang berkaitan dengan wanita yang bisa dijadikan isu yang kemudian menjadi pasar. Mulai dari penampilan luar,  dari kulit saja ada beraneka macam pasar yang bisa dimainkan. Minimal ada yang namanya hand and body lotion, kemudian ada lulur, berbagai macam perawatan kulit di salon, facial dan lain-lain , saya kurang tahu jenisnya. Untuk rambut , ada yang namanya creambath, ada rebonding  dan sebagainya. Belum lagi menyangkut berat badan dan bentuk body, ini isu yang sangat sensitif.

Para wanita itu ketika mengetahui berat badannya naik  1 kg saja biasanya sudah panic, padahal itu nimbangnya karena sehabis makan. Karena isu berat badan ini wanita  bisa mengikuti berbagai macam usaha. Diantaranya ada yang melakukan program diet dengan mengurangi makan malam, atau mengganti makanan pokok dengan makanan lainnya. Ada. yang mengurangi porsi makan dan lain sebagainya. Untuk yang mempunyai uang lebih, bisa mengikuti olahraga di pusat kebugaran atau fitness center, atau sering disebut dengan nge-gym.  Karena rasa cemas atau khawatir dikatakan tidak menarik , ada juga wanita yang rela menghabiskan uang yang tidak sedikit  untuk mengubah bentuk  bagian tubuhnya. Misalnya dengan operasi payudara , suntik silicon dan lain-lain. Bukan berarti wanita tidak boleh cantik dan mempesona, itu sudah menjadi naluri wanita. Tetapi kalau sampai heboh, berlebihan atau lebay itu sudah tidak baik. Di sisi lain juga berpengaruh dalam hal keuangan, yaitu  pemborosan.
Kemudian, bagaimana  supaya kita tidak mudah cemas ataupun  panik dan “terseret arus”? Salah satunya mungkin kita perlu lagi belajar tentang filsafat Stoa ataupun Stoik, supaya kita menjadi tenang, dan bisa memilah mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Demikian.
Salam!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buih itu adalah kita

Miskin dan merasa miskin itu beda

Belajar, bukan sekolah!